|
KABUPATEN BANGLI
|
|
|
PEMERINTAH KABUPAEN BANGLI
KECAMATAN SUSUT
PROFIL
TAHUN 2024
JALAN RAYA PUTRAYUDA, SUSUTTELP. (0366) 5501184
Kata Pengantar
“ Om Awighnam Astu Namo Siddham “
“ Om Swastyastu “,
Puji syukur senantiasa kami panjatkan ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa / Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas asung kerta wara nugraha-Nya, penyusunan Profil Kecamatan Susut ini dapat diselesaikan dengan baik.
Penyusunan profil ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi Kecamatan Susut, meliputi berbagai potensi yang dimiliki dalam berbagai sektor. Profil ini diharapkan dapat menjadi dasar acuan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program-program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan ke depannya.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan dokumen ini masih terdapat berbagai kekurangan, baik dari segi bahasa, sistematika penyajian, maupun kedalaman materi. Namun demikian, besar harapan kami agar profil ini tetap dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya dalam upaya bersama membangun dan memajukan Kecamatan Susut menuju arah yang lebih baik.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi, dukungan, dan kerja sama dalam penyusunan profil ini. Semoga segala upaya dan niat baik tersebut mendapatkan balasan yang setimpal dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
“ Om Santih, Santih, Santih Om “
Bangli 31 Desember 2024
Camat Susut,
I Dewa Putu Apriyanta, SSTP.,M.Si
NIP.19870429 200602 1 002
KATA PENGANTAR.................................................................................... ... i
DAFTAR ISI................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULIAN............................................................................. ... 1
BAB II GAMBARAN UMUM, STRUKTUR ORGANISASI................................ 4
2.1. Gambaran Pelayanan Kecamatan Susut.................... ... 4
2.2. Pelaksanaan Pemerintahan, Pembangunan,
dan Kemasyarakatan...................................................... ... 6
Geografis Kecamatan Susut........................................ ... 7
BAB III STRATEGI PEMBANGUNAN DAN UPAYA PENINGKATAN
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECAMATAN SUSUT.............. ... 19
3.1. Bidang Kesejahteraan Masyarakat........................... ... 20
3.2. Bidang Sarana-Prasarana Transportasi................... ... 20
3.3. Strategi atau Kebijakan Camat Susut
dalam Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat 21
BAB IV KESIMPULAN................................................................................ ... 24
BAB V PENUTUP...................................................................................... ... 25
BAB I
PENDAHULUAN
Dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan yang tepat sasaran, berbasis data, serta sebagai bentuk implementasi tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), penyusunan Profil Kecamatan Susut Tahun 2024 menjadi salah satu langkah strategis dalam menyediakan data dan informasi yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Profil Kecamatan merupakan dokumen penting yang memuat gambaran umum wilayah, potensi sumber daya, kondisi sosial ekonomi, serta perkembangan pembangunan di tingkat kecamatan. Dokumen ini tidak hanya berfungsi sebagai basis data perencanaan pembangunan, namun juga sebagai sarana evaluasi capaian kinerja pemerintah kecamatan dari waktu ke waktu.
Penyusunan Profil Kecamatan Susut Tahun 2024 dilakukan melalui pengumpulan data dari berbagai sumber, baik dari instansi pemerintah, desa/kelurahan, maupun pemangku kepentingan lainnya. Proses ini dilaksanakan secara partisipatif, akuntabel, dan mengacu pada pedoman serta ketentuan yang berlaku di tingkat kabupaten dan nasional.
Adapun ruang lingkup data yang disusun meliputi:
Dengan tersusunnya Profil Kecamatan Susut Tahun 2024 ini, diharapkan dapat menjadi rujukan yang valid dalam proses perencanaan, pengambilan kebijakan, serta monitoring dan evaluasi pembangunan baik di tingkat kecamatan, desa, maupun lintas sektor.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan dokumen ini. Semoga Profil Kecamatan Susut Tahun 2024 ini dapat memberikan manfaat optimal bagi pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN
1.2.1 Maksud
Penyusunan Profil Kecamatan Tahun 2024 dimaksudkan sebagai upaya untuk menyediakan data dan informasi yang komprehensif, akurat, dan terkini mengenai kondisi wilayah, potensi sumber daya, serta perkembangan pembangunan di wilayah kecamatan. Profil ini menjadi dasar yang penting dalam mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan pembangunan di tingkat kecamatan secara efektif dan tepat sasaran.
1.2.2 Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan Profil Kecamatan Tahun 2024 adalah sebagai berikut:
Menyusun basis data yang lengkap, valid, dan mudah diakses mengenai kondisi geografis, demografi, sosial ekonomi, infrastruktur, dan potensi kecamatan.
Memberikan acuan bagi pemerintah kecamatan, desa, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.
Menjadi bahan evaluatif atas capaian pembangunan dan pelayanan publik yang telah dilaksanakan di tingkat kecamatan.
Meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan melalui penyajian informasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Mengidentifikasi potensi unggulan serta peluang pengembangan sektor-sektor strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menyediakan referensi yang dapat dimanfaatkan oleh perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga swadaya masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi dalam pengambilan keputusan dan kolaborasi pembangunan.
BAB II
GAMBARAN UMUM, STRUKTUR ORGANISASI
Kecamatan Susut merupakan salah satu dari empat kecamatan yang ada di wilayah administrasi Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Dengan luas wilayah mencapai 49,31 km², Kecamatan Susut terletak pada ketinggian sekitar 650 meter di atas permukaan laut, yang memberikan karakteristik geografis berupa dataran tinggi dengan kondisi iklim yang relatif sejuk dan cocok untuk sektor pertanian.
Penggunaan lahan di Kecamatan Susut terdiri atas berbagai jenis, dengan rincian sebagai berikut:
Secara geografis, Kecamatan Susut membentang dari arah selatan ke utara dan memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
Secara administratif, Kecamatan Susut terdiri dari:
Jumlah penduduk Kecamatan Susut berdasarkan data terakhir adalah sebanyak 49.847 jiwa, yang terdiri dari 25.066 laki-laki dan 24.781 perempuan. Mayoritas penduduk bermata pencaharian di sektor pertanian, dengan jumlah petani mencapai 11.102 jiwa, menjadikan sektor ini sebagai salah satu tulang punggung utama perekonomian masyarakat di Kecamatan Susut.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kondisi geografis dan administratif wilayah Kecamatan Susut, dapat dilihat pada peta berikut:
Dalam rangka melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Susut, pelimpahan kewenangan dari Bupati Bangli menjadi dasar utama bagi kecamatan sebagai perangkat daerah dalam menjalankan fungsinya. Guna mendukung pelaksanaan tugas tersebut secara sistematis dan terarah, Kecamatan Susut telah menyusun dokumen perencanaan berupa Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT).
Renstra dan RKT menjadi pedoman utama dalam perumusan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan dokumen perencanaan tersebut, pada tahun 2024, Kecamatan Susut telah merancang dan mengembangkan 6 (enam) program prioritas, yang direalisasikan melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah Kegiatan Lomba Desa sebagai bentuk penguatan kapasitas dan partisipasi desa dalam pembangunan.
Selain Renstra dan RKT, proses perencanaan pembangunan juga dilaksanakan secara partisipatif melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Musrenbang diselenggarakan secara berjenjang, dimulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga ke tingkat kabupaten maupun provinsi. Pada Musrenbang tahun 2024, Kecamatan Susut berhasil menghimpun 255 usulan program/kegiatan yang diajukan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dengan rincian sebagai berikut:
Dalam menyelenggarakan pembangunan, selain melalui dokumen perencanaan dan musrenbang, Camat Susut selaku pimpinan wilayah juga memiliki peran strategis dalam melakukan koordinasi lintas sektor. Camat mengoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan yang bersumber dari berbagai tingkatan pemerintahan (pusat, provinsi, dan kabupaten) maupun dari sektor non-pemerintah seperti swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), lembaga adat, dan lembaga lainnya, agar seluruh program yang masuk ke wilayah kecamatan dapat berjalan secara sinergis dan berdaya guna.
Kecamatan Susut merupakan salah satu dari empat kecamatan di wilayah Kabupaten Bangli. Secara geografis, Kecamatan Susut terletak pada ketinggian 650 meter di atas permukaan laut, dengan luas wilayah mencapai 274,99 km². Posisi Kecamatan Susut berada di sebelah barat ibu kota Kabupaten Bangli dan memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut:
Secara administratif, Kecamatan Susut terdiri dari:
Jumlah penduduk Kecamatan Susut tercatat sebanyak ± 49.847 jiwa, yang terdiri dari ± 25.066 laki-laki dan ± 24.781 perempuan, dengan total 15.714 Kepala Keluarga (KK).
Letak geografis yang strategis serta potensi sumber daya alam dan manusianya menjadikan Kecamatan Susut sebagai wilayah yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam berbagai sektor, khususnya pertanian, pariwisata berbasis budaya, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Penduduk atau warga masyarakat merupakan salah satu unsur penting dan strategis dalam proses pembangunan. Dalam konteks pembangunan daerah, penduduk tidak hanya berperan sebagai obyek, tetapi juga sebagai subyek pembangunan. Oleh karena itu, permasalahan kependudukan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.
Penduduk sebagai sumber daya manusia memiliki peran ganda. Di satu sisi, apabila dikelola dan diarahkan secara tepat, maka keberadaannya dapat menjadi kekuatan utama dalam mendukung dan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan. Namun sebaliknya, apabila tidak dikelola dengan baik, penduduk juga dapat menjadi beban dan hambatan dalam proses pembangunan, terutama jika pertumbuhan jumlah penduduk tidak seimbang dengan peningkatan kualitasnya.
Dalam rangka mengelola aspek kependudukan tersebut, Kecamatan Susut telah melaksanakan berbagai upaya pengendalian kuantitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini dilakukan melalui kegiatan pendataan, pembinaan masyarakat, serta pembangunan di bidang kependudukan, yang semuanya diarahkan untuk mewujudkan kondisi masyarakat yang mandiri, berkualitas, dan sejahtera.
Berdasarkan distribusi kelompok umur, penduduk Kecamatan Susut didominasi oleh kelompok usia antara 15 hingga 45 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk berada pada usia produktif, yang merupakan potensi besar bagi penguatan pembangunan ekonomi dan sosial di tingkat kecamatan.
Untuk mengetahui kondisi dan struktur penduduk Kecamatan Susut secara lebih rinci, dapat dilihat pada tabel data kependudukan berikut:
Tabel 01. Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin
|
NO. |
NAMA DESA |
PENDUDUK |
KK |
|
|
LAKI |
PR |
|||
|
1 |
ABUAN |
3,550 |
3,507 |
2,258 |
|
2 |
APUAN |
2,388 |
2,321 |
1,430 |
|
3 |
DEMULIH |
2,227 |
2,248 |
1,461 |
|
4 |
SELAT |
1,841 |
1,850 |
1,201 |
|
5 |
SUSUT |
3,189 |
3,224 |
2,050 |
|
6 |
SULAHAN |
4,323 |
4,278 |
2,791 |
|
7 |
PENGIANGAN |
1,589 |
1,609 |
971 |
|
8 |
PENGLUMBARAN |
2,072 |
2,036 |
1,238 |
|
9 |
TIGA |
3,887 |
3,708 |
2,314 |
|
JUMLAH |
25,066 |
24,781 |
15,714 |
|
Tabel 02. Data Penduduk Berdasarkan Suku / Etnis
|
NO |
DESA |
SUKU / ETNIS |
JML |
|||||||||
|
BALI |
JAWA |
SUNDA |
MADURA |
SASAK |
MINANG |
NTT |
PAPUA |
DLL |
|
|||
|
1 |
SULAHAN |
8.591 |
8 |
|
2 |
|
|
|
|
|
8.601 |
|
|
2 |
PENGIANGAN |
3.192 |
|
6 |
|
|
|
|
|
|
3.198 |
|
|
3 |
ABUAN |
7032 |
17 |
|
|
|
3 |
3 |
1 |
1 |
7.057 |
|
|
4 |
SELAT |
3.691 |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.691 |
|
|
5 |
DEMULIH |
4.472 |
3 |
|
|
|
|
|
|
|
4.475 |
|
|
6 |
APUAN |
4.709 |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.709 |
|
|
7 |
PENGLUMBARAN |
4.108 |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.108 |
|
|
8 |
SUSUT |
6.409 |
4 |
|
|
|
|
|
|
|
6.413 |
|
|
9 |
TIGA |
7.578 |
17 |
|
|
|
|
|
|
|
7.595 |
|
|
JUMLAH : |
49.782 |
49 |
6 |
2 |
|
3 |
3 |
1 |
1 |
49.847 |
||
Tabel 03. Agama dan Kepercayaan
|
Hindu |
Islam |
Katolik |
Protestan |
Budha |
|
49,704 |
115 |
22 |
6 |
-
|
Tabel 04. Tempat Ibadah
|
Pura |
Mesjid/Musola |
Greja/Kapela |
Wihara |
|
295 |
- |
- |
- |
Tabel 05. Lembaga Keagamaan
|
No. |
NAMA LEMBAGA |
KETUA |
KET/ALAMAT |
|
1 |
PHDI. Kec. Susut |
I Wayan Sukadana |
TanggahanTalangJiwa |
|
2 |
MDA. Kec. Susut |
I Wayan Wiraduta |
Jerukmancingan |
|
3 |
PSN. Kec. Susut |
I Wayan Sudiarsa |
Bangunl. Kawan |
Pendidikan merupakan salah satu faktor kunci yang sangat berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tingkat pendidikan yang semakin tinggi diharapkan dapat membentuk masyarakat yang cerdas, terampil, dan produktif, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif terhadap proses pembangunan di berbagai sektor.
Namun demikian, peningkatan kualitas SDM tidak hanya ditentukan oleh aspek kuantitatif pendidikan semata, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kualitas sarana serta prasarana pendidikan. Lembaga pendidikan yang memadai, tenaga pendidik yang berkualitas, serta lingkungan belajar yang kondusif menjadi faktor pendukung dalam menciptakan proses pendidikan yang efektif dan berdaya guna.
Melalui akses pendidikan yang layak, masyarakat diharapkan mampu berpikir lebih rasional dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, serta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang usaha maupun lapangan kerja secara mandiri. Dengan demikian, pertambahan jumlah penduduk tidak selalu menjadi beban, tetapi justru dapat menjadi potensi pembangunan, apabila didukung oleh pendidikan yang berkualitas.
Kecamatan Susut terus mendorong penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang. Untuk melihat gambaran umum kondisi pendidikan di wilayah Kecamatan Susut, berikut disajikan tabel data sektor Pendidikan :
Tabel 06. Banyaknya sekolah, siswa dan guru TK
|
Jumlah Sekolah |
Jumlah Guru |
Jumlah Murid |
|
|
L |
P |
||
|
17 |
59 |
380 |
348 |
Tabel 07. Banyaknya sekolah, siswa dan guru SD
|
Jumlah Sekolah |
Jumlah Guru |
Jumlah Murid |
|
29 |
255 |
3.496 |
Tabel 08. Jumlah Sekolah, siswa dan guru SLTP
|
Nama Sekolah
|
Jumlah Guru |
Jumlah Murid |
|
|
L |
P |
||
|
SMP N 1 Susut |
14 |
40 |
835 |
|
SMP N 2 Susut |
21 |
19 |
532 |
|
SMP N 3 Susut |
7 |
10 |
212 |
|
SMP N 4 Susut |
12 |
10 |
174 |
|
JUMLAH |
54 |
79 |
1.753 |
Tabel 09. Jumlah Sekolah, siswa dan guru SMA/SMK
|
Sekolah |
Jumlah Guru |
Jumlah Murid |
|
|
L |
P |
||
|
SMA N Susut |
57 |
323 |
315 |
|
SMKN Susut |
54 |
102 |
99 |
|
SMK Sastra Mandala |
10 |
10 |
50 |
|
Jumlah |
10 |
10 |
50 |
DATA SEKOLAH DI WILAYAH KECAMATAN SUSUT
|
No. |
NAMA SEKOLAH |
ALAMAT |
NAMA KEPSEK |
|
1 |
SDN. 1 APUAN |
Br. Apuan Kaja |
I Made Sukamada,S.Pd |
|
2 |
SDN. 2 APUAN |
Br. Bangunl.Kangin |
Ni Wayan Loyi ,S.Pd.SD |
|
3 |
SDN. 3 APUAN |
Br. Apuan Kelod |
I Wayan Sudarmada,S.Pd |
|
4 |
SDN. 2 ABUAN |
Br. Serokadan |
Ni Putu Sumetri |
|
5 |
SDN. 3 ABUAN |
Br. Sala |
I Wayan Ardana,S.Pd |
|
6 |
SDN. 4 ABUAN |
Br. Abuan kangin |
Ida Bagus Agung Wirasuta |
|
7 |
SDN. 1 DEMULIH |
Br. Demulih |
Ni Md Sintika Chandra Suara ,S.Pd |
|
8 |
SDN. 2 DEMULIH |
Br. Tanggahan Tengah |
Ni Pt Eka Parwati,S.Pd.SD |
|
9 |
SDN. 3 DEMULIH |
Br. Tgh. Talang Jiwa |
Ni Pt Lisa Andreyani Patricasari,S.Pd |
|
10 |
SDN. 1 SUSUT |
Br. Susut Kaja |
Gusti Ayu Sriyasning,S.Pd |
|
11 |
SDN. 2 SUSUT |
Br. Manuk |
I Wayan Juliasa,S.Pd |
|
12 |
SDN. 3 SUSUT |
Br. Penatahan |
I Nengah Mudiana ,S.Pd.SD |
|
13 |
SDN. 1 SELAT |
Br. Selat Tengah |
Gusti Ayu Sriyasning,S.Pd |
|
14 |
SDN. 2 SELAT |
Br. Selat Peken |
I Wayn Juliasa,S.Pd |
|
15 |
SDN. 1 SULAHAN |
Br. Tgh. Peken |
Dewa ayu Nyoman Rinyani, S.Pd.SD |
|
16 |
SDN. 2 SULAHAN |
Br. Lumbuhan |
Ni Nyoman Antari ,S.Pd |
|
17 |
SDN. 3 SULAHAN |
Br. Sulahan |
I Dewa Kt Ardan.S.Pd |
|
18 |
SDN. 4 SULAHAN |
Br. Alisbintang |
Dewa Ayu Sudiasih ,S.Pd |
|
19 |
SDN. 5 SULAHAN |
Br. Tgh. Peken |
Ni Nengah Rami ,S.Pd.SD |
|
20 |
SDN 1 PENGIANGAN |
Br. Songlandak |
I Gede Indrayasa ,S.AG |
|
21 |
SDN 2 PENGIANGAN |
Br. Selatnyuhan |
Ni Made Nopriasih , S.Pd |
|
22 |
SDN. 1 PENGLUMBARAN |
Br. Seribatu |
I Putu Yudana,S.Pd.SD |
|
23 |
SDN. 2 PENGLUMBARAN |
Br. Kembang merta |
I Ketut Dana,S.Pd.SD |
|
24 |
SDN 1 TIGA |
Br. Tiga |
NI Nengah Mudari,S.Pd.SD |
|
25 |
SDN 2 TIGA |
Br. Kayuambua |
I Wayan Patrem .S.Pd |
|
26 |
SDN 3 TIGA |
Br. Malet Gede |
Ni Putu Trisnawati,S.Pd |
|
27 |
SDN 4 TIGA |
Br. Tiga |
I Ketut Merta,s.Pd |
|
28 |
SDN 5 TIGA |
Br. Linjong |
I Wayan Astawa,S.Pd SD |
|
29 |
SDN 6 TIGA |
Br. Pukuh |
Luh Adi Wahyu Diani,S,Pd |
|
NO. |
NAMA SEKOLAH |
ALAMAT |
NAMA KEPSEK |
|
1 |
SMP.N 1 SUSUT |
Br. Sulahan |
I Wayan Sudita,S.Pd.,M.P.d |
|
2 |
SMP.N 2 SUSUT |
Br. Abuan |
I Wayan Suarsana S.Pd |
|
3 |
SMPN. 3 SUSUT |
Br. Susut Kaja |
Ni Made Suryadini , S.Pd .M.Pd |
|
4 |
SMP N 4 SUSUT |
Br. Pengiangan Kangin |
I Wayan Yuliadiana,S.Pd |
|
NO. |
NAMA SEKOLAH |
ALAMAT |
NAMA KEPSEK |
|
1 |
SMA N 1 SUSUT |
Br. Lumbuhan |
I Dewa Gede Anom,S.Pd.,M.Pd |
|
2 |
SMK. N 1 SUSUT |
Br. Tgh. Peken |
I Dewa Gede Astika,S.Kom |
|
3 |
SMK. SASTRA MANDALA |
Br. Abuan |
I Ketet Tileh,S.Pd |
Pembangunan di bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Kecamatan Susut sebagai bagian dari wilayah administrasi Kabupaten Bangli, telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan guna mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Adapun fasilitas kesehatan yang tersedia di Kecamatan Susut terdiri atas:
Fasilitas-fasilitas tersebut tersebar di seluruh wilayah kecamatan dan berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
Dalam hal sumber daya manusia kesehatan, Kecamatan Susut memiliki total 193 orang tenaga medis, yang terdiri dari:
Jumlah tenaga medis ini menjadi pilar penting dalam mendukung efektivitas layanan kesehatan di wilayah Kecamatan.
Selain pelayanan kesehatan umum, sektor Keluarga Berencana (KB) juga menjadi bagian integral dari upaya pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Selama tahun 2024, Kecamatan Susut mencatat 8.740 akseptor baru KB, sebagai bentuk keberhasilan kampanye dan pelayanan KB kepada masyarakat.
Dari jumlah tersebut, mayoritas akseptor menggunakan alat kontrasepsi jenis IUD, dengan total 5.409 akseptor, atau sebesar 55,54% dari keseluruhan peserta KB baru. Hal ini menunjukkan adanya preferensi masyarakat terhadap metode kontrasepsi jangka panjang yang dinilai lebih efektif dan efisien.
Untuk melihat rincian data lebih lanjut mengenai kondisi dan pencapaian di bidang kesehatan di Kecamatan Susut, berikut disajikan tabel-tabel data terkait sektor kesehatan:
Tabel 10. Banyaknya Fasilitas Kesehatan
|
Rumah Sakit |
Puskesmas |
Pustu |
Apotek |
Toko Obat |
|
- |
2 |
11 |
1 |
1 |
Tabel 11. Banyaknya Dokter Menurut Spesialisasi
|
Dokter Umum |
Dokter Spesialis |
Dokter Gigi |
Jumlah |
|
2 |
- |
1 |
3 |
Tabel 12. Jumlah Tenaga Medis, Paramedis, Nonmedis dan Non Perawat
|
Tenaga Medis |
Paramedis |
Nonmedis |
Nonperawat |
Jumlah |
|
23 |
170 |
- |
- |
193 |
Tabel 13. Penggunaan Jenis Kontrasepsi
|
Jml.PUS |
Pil |
IUD |
Condom |
Vasectomy |
Tubectomy |
Suntikan |
Jlh. |
% |
|
9921 |
313 |
5409 |
93 |
5 |
348 |
2925 |
18665 |
|
Dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata, diperlukan sinergi antara sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan sumber daya alam (SDA) yang memadai. Kedua aspek ini saling melengkapi dan menjadi pondasi utama dalam proses pembangunan berkelanjutan di tingkat wilayah.
Secara topografis, Kecamatan Susut berada di kawasan dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 650 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografis ini menjadikan wilayah Kecamatan Susut memiliki iklim tropis dengan tingkat kelembaban yang relatif tinggi. Curah hujan tahunan di wilayah ini cukup stabil, dengan rata-rata mencapai 2.897 mm per tahun.
Keadaan iklim dan topografi tersebut sangat mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya pertanian tanaman pangan. Tanah yang subur serta ketersediaan air yang memadai menjadikan Kecamatan Susut sebagai salah satu wilayah dengan produktivitas pertanian yang cukup tinggi di Kabupaten Bangli.
Berbagai jenis tanaman pangan dapat tumbuh subur di Kecamatan Susut, yang mencakup padi, jagung, ubi-ubian, dan palawija lainnya. Potensi ini menjadi salah satu andalan dalam mendukung ketahanan pangan lokal, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Untuk melihat kondisi sektor pertanian tanaman pangan secara lebih rinci di Kecamatan Susut, berikut disajikan tabel-tabel data pertanian:
Tabel 14. Luas Panen dan Rata-rata Produksi Pertanian Tanaman Pangan
|
No. |
Bidang |
Luas Panen (Ha) |
Produksi (ton) |
Rata-rata Produksi (Kw/Ha) |
|
1 |
Padi sawah |
2.039,6 |
398.716.322 |
19.548 |
|
2 |
Padi ladang |
26 |
58,40 |
22.461 |
|
3 |
Jagung |
136 |
981,5 |
72,169 |
|
4 |
Ubi kayu |
228 |
724.68 |
31,784 |
|
5 |
Ubi jalar |
174 |
687.45 |
39.282 |
|
6 |
Kacang tanah |
52 |
135.03 |
25.967 |
|
7 |
Kedelai |
- |
- |
- |
Tabel 15. Luas Panen dan Rata-rata Produksi Bidang Buah-buahan
|
No |
Bidang |
Luas Panen (Ha) |
Produksi (ton) |
|
1 |
Alpokat |
- |
- |
|
2 |
Mangga |
- |
- |
|
3 |
Rambutan |
- |
- |
|
4 |
Jeruk |
369 |
20,88 |
|
5 |
Manggis |
- |
- |
|
6 |
Nangka |
- |
- |
|
7 |
Durian |
- |
- |
|
8 |
Jambu biji |
- |
- |
|
9 |
Sawo |
- |
- |
|
10 |
Pepaya |
- |
- |
|
11 |
Pisang |
- |
- |
|
12 |
Nenas |
- |
- |
|
13 |
Salak |
- |
- |
Berdasarkan Peraturan Bupati Bangli Nomor 53 Tahun 2016 tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan, ditetapkan bahwa perangkat organisasi kecamatan terdiri dari:
Struktur ini secara umum bertujuan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan kecamatan yang lebih efektif, efisien, dan terkoordinasi dalam menjalankan fungsi pelayanan publik serta pembangunan wilayah.
Struktur organisasi tersebut juga diterapkan di Kecamatan Susut, dengan susunan sebagai berikut:
Dengan susunan organisasi tersebut, Kecamatan Susut memiliki struktur kerja yang mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan secara terpadu dan berkelanjutan.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai struktur organisasi serta tugas dan fungsi dari masing-masing bagian, berikut disajikan bagan struktur organisasi Kecamatan Susut sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bangli Nomor 53 Tahun 2016:
PERATURAN BUPATI BANGLI NOMOR 53 TAHUN 2016
TENTANG KEDUDUKAN DAN SUSUNAN ORGANISASI TUGAS DAN
FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN
|
CAMAT |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
I DEWA PUTU APRIYANTA,SSTP.M.Si. |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NIP. 19870429 200602 1 002 |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
KLP JAFUNG |
|
|
|
SEKCAM |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
I NEGAH CIPTAYASA, S.Sos |
|
|
|
COK. A. ANGGADUWIPA INDRAWAN, SH |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NIP. 19781120 200701 1 016 |
|
|
|
NIP. 19810411 200003 1 001 |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
KASUBBAG. UMUM DAN KEPEGAWAIAN |
KASUBBAG. PERENCANAAN DAN KEUANGAN |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
NI PUTU ARI WIJAYANTI, SP |
NI WAYAN PARMINI, SE |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
NIP. 19851021 201001 2 027 |
NIP. 19681221 200701 2 012 |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
KASI PEMERINTAHAN |
KASI PEMB. MASYARAKAT |
|
|
KASI TRANTIBUM |
KASI KERSOS |
KASI PELAYANAN UMUM |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
I WAYAN SUTAMA, S.Sos |
I MADE SABAR, S.Sos |
|
|
I KETUT ADISAPUTRA, SE |
I WAYAN SUWITRA, ST.M.I.Kom |
I NYOMAN ARDIKA, S.Sos |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NIP. 19681231 200906 1 006 |
NIP. 19780510 200902 1 008 |
|
|
NIP. 19770710 201001 1 008 |
NIP. 19770923 200701 1 022 |
NIP. 19721231 200701 1 297 |
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
KELURAHAN |
D E S A |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
BAB III
STRATEGI PEMBANGUNAN DAN UPAYA PENINGKATAN
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECAMATAN SUSUT
Perkembangan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Susut telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan lapangan kerja. Seiring dengan semakin terbukanya peluang kerja di wilayah ini, hal tersebut membawa angin segar bagi penduduk usia produktif yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.
Semakin banyaknya penduduk yang terserap di berbagai sektor lapangan kerja, baik formal maupun informal, sesuai dengan keterampilan dan kompetensi yang dimiliki, telah memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kecamatan Susut. Penyerapan tenaga kerja ini tidak hanya membantu menurunkan tingkat pengangguran, tetapi juga meningkatkan pendapatan rumah tangga dan daya beli masyarakat secara umum.
Namun demikian, perlu diakui bahwa tantangan sosial ekonomi masih tetap ada, khususnya yang berkaitan dengan tingkat kemiskinan. Di tengah kemajuan yang dicapai, masih terdapat sejumlah rumah tangga miskin di Kecamatan Susut yang memerlukan perhatian dan penanganan secara berkelanjutan. Keberadaan rumah tangga miskin ini mencerminkan bahwa distribusi hasil pembangunan belum sepenuhnya merata dan masih dibutuhkan upaya intensif dalam program penanggulangan kemiskinan.
Untuk mengetahui gambaran lebih jelas mengenai jumlah dan kondisi rumah tangga miskin di Kecamatan Susut, berikut disajikan tabel data kemiskinan:
Tabel 16. Jumlah Rumah Tangga Miskin Penerima BLT
|
No |
D e s a |
Jumlah KK |
|
1 |
Apuan |
424 |
|
2 |
Abuan |
241 |
|
3 |
Demulih |
121 |
|
4 |
Selat |
92 |
|
5 |
Susut |
142 |
|
6 |
Sulahan |
97 |
|
7 |
Pengiangan |
225 |
|
8 |
Tiga |
245 |
|
9 |
Penglumbaran |
88 |
|
|
Jumlah |
1694 |
Tabel 17. Jumlah Orang Jompo
|
Laki |
Perempuan |
Jumlah |
|
- |
- |
- |
Tabel 18. Jumlah Lembaga Keuangan
|
LPD |
Koperasi |
Bank |
|
39 |
36 |
4 |
Dalam upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan suatu daerah, ketersediaan sarana dan prasarana transportasi yang memadai memegang peranan yang sangat penting. Infrastruktur transportasi, khususnya jaringan jalan, merupakan tulang punggung mobilitas masyarakat serta arus distribusi barang dan jasa, yang pada akhirnya akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Kecamatan Susut sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Bangli, terus melakukan pembenahan dan pengembangan infrastruktur transportasi, baik melalui program pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Kondisi jalan yang baik akan menciptakan aksesibilitas yang lancar antarwilayah, mempercepat konektivitas antar desa, serta meningkatkan efisiensi dalam berbagai sektor seperti perdagangan, pertanian, pendidikan, dan kesehatan.
Untuk melihat secara lebih rinci kondisi dan panjang jalan yang ada di wilayah Kecamatan Susut, berikut disajikan tabel data sarana dan prasarana transportasi, khususnya jaringan jalan yang tersedia:
Tabel 19. Panjang Jalan Kabupaten
|
Jenis jalan |
Baik |
Sedang |
Rusak |
|
Aspal |
159,20 |
0 |
0 |
|
Kerikil |
0 |
0 |
0 |
|
Geladag |
0 |
0 |
0 |
|
Tanah |
54,40 |
0 |
0 |
Sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah di tingkat kecamatan, Camat Susut memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan wilayah serta memberdayakan masyarakat. Sejumlah kebijakan telah diambil secara terarah dan terukur untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan, yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara adil dan berkelanjutan. Adapun kebijakan-kebijakan tersebut meliputi :
Pemerintah Kecamatan Susut secara konsisten melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai media penjaringan aspirasi masyarakat. Dalam musrenbang ini, digali berbagai rencana kegiatan dan program dari tingkat desa/kelurahan, yang kemudian diklasifikasikan berdasarkan kewenangannya: apakah akan ditangani oleh desa/kelurahan, kecamatan, atau diusulkan ke tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.
Pembinaan dilakukan kepada seluruh komponen masyarakat, baik perangkat desa, desa adat, Lembaga kemasyarakatan, maupun lembaga desa lainnya. Program pembinaan ini mencakup:
Kegiatan ini dilaksanakan melalui pembentukan Tim Pembina Kecamatan untuk menjamin keberlangsungan dan kualitas pembinaan.
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, Camat Susut melakukan koordinasi lintas sektor dengan seluruh dinas/instansi (SKPD) yang berkegiatan di wilayah Kecamatan. Tujuannya adalah menyinergikan program-program antar instansi agar berjalan harmonis dan tepat sasaran, khususnya dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Dalam rangka penguatan koordinasi dan evaluasi kinerja, Camat menyelenggarakan rapat rutin bulanan yang dihadiri oleh Perbekel, Kelian Banjar Dinas, dan perwakilan instansi di Kecamatan. Rapat ini digunakan sebagai forum untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi pencapaian program, mendiskusikan kendala, serta merumuskan solusi bersama dalam pelaksanaan tugas-tugas di bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.
Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Kecamatan Susut menginisiasi Program Minggu Bersih, yaitu kegiatan gotong royong masyarakat setiap minggu pagi, minimal selama satu jam. Program ini bertujuan menanamkan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan bersih dan sehat di masing-masing wilayah Desa/banjar.
Melalui wadah organisasi kepemudaan seperti Seka Teruna, Karang Taruna, serta kelompok seni dan olahraga, Camat Susut memberikan pembinaan rutin dan dukungan fasilitas, baik dalam bentuk peralatan, sarana prasarana, maupun bantuan dana, guna meningkatkan partisipasi dan kreativitas generasi muda dalam pembangunan sosial budaya.
Camat Susut juga melaksanakan sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang mencakup:
Melalui berbagai kebijakan tersebut, Camat Susut berkomitmen menciptakan pemerintahan yang partisipatif, pembangunan yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat yang menyeluruh demi terwujudnya Kecamatan Susut yang mandiri, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
BAB IV
KESIMPULAN
Kecamatan Susut, yang terdiri atas 9 (sembilan) Desa definitif dan 1 (satu) Desa persiapan, yaitu Desa Persiapan Lumbuan, serta terbagi ke dalam 55 Banjar Dinas, telah menunjukkan kinerja yang baik dalam pelaksanaan pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan sepanjang tahun 2024.
Capaian ini tercermin dari pelaksanaan berbagai program dan kegiatan prioritas Kecamatan Susut yang secara umum dapat berjalan dengan baik, terarah, dan sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan. Pelaksanaan program-program tersebut dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dan didukung oleh koordinasi yang solid antar Perangkat Daerah di tingkat Kecamatan.
Dalam rangka mendukung Program Kesatuan Gerak PKK–KB–Kesehatan, Kecamatan Susut juga telah secara aktif mengintegrasikan kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai pembinaan yang meliputi:
Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Susut dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, menciptakan lingkungan yang sehat, dan mewujudkan masyarakat yang mandiri serta sejahtera.
BAB V
PENUTUP
Demikian Profil Kecamatan Susut ini disusun sebagai bentuk penyajian data dan informasi mengenai kondisi umum wilayah, potensi sumber daya, serta perkembangan pembangunan di Kecamatan Susut. Profil ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang menyeluruh dan objektif mengenai keadaan Kecamatan Susut, baik dari aspek pemerintahan, pembangunan, maupun kemasyarakatan.
Dokumen ini juga diharapkan dapat menjadi bahan acuan dan dasar pertimbangan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program-program pembangunan di masa yang akan datang. Dengan tersusunnya profil ini, diharapkan pula akan tercipta sinergi yang lebih baik antar seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung terwujudnya Kecamatan Susut yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Akhirnya, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan profil ini. Semoga dokumen ini dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, khususnya dalam mendukung keberhasilan pembangunan di Kecamatan Susut.
Camat Susut,
I Dewa Putu Apriyanta, SSTP.,M.Si
NIP.19870429 200602 1 002
CAMAT
I Dewa Putu Apriyanta,SSTP.,M.Si