Pemanfaatan Air Tanah Dalam Sebagai Solusi Mengatasi Krisis Air Bersih Di Desa Tiga

  • 19 April 2012
Pemanfaatan Air Tanah Dalam Sebagai Solusi Mengatasi Krisis Air Bersih Di Desa Tiga

Air Merupakan Sumber kehidupan karena air merupakan kebutuhan pokok yang paling mendasar bagi masyarakat,Desa Tiga berada di ketinggian 700 meter sampai dengan 1.000 meter dari permukaan laut dimana sebagian wilayah desa Tiga sangat minim dengan sumber mata Air sehingga tidak jarang pada musim kemarau terjadi kesulitan air bersih untuk masyarakat di beberapa banjar,akan tetapi upaya pemerintah Desa, Daerah hingga pemerintah Pusat terus mengupayakan untuk segera terpenuhinya kebutuhan air bersih di semua banjar di desa Tiga dan pada tahun 2011 Pemerintah desa Tiga mempunyai inisiatif untuk melakukan pengeboran untuk pemanfaatan air tanah dalam di Banjar Linjong dengan harapan bisa dimanfaatkan sebagai sumber air bersih di wilayah tersebut dan sekitarnya juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kegiatan usaha pertanian dan peternakan,mengingat daerah tersebut merupakan sentra peternakan Sapi Bali dan Peternakan Ayam Ras Petelur.

Upaya tersebut ternyata membuahkan hasil dan dari pengeboran di kedalam 135 meter sudah menemukan sumber air bawah tanah di kedalaman 115 meter dan sudah di pompa sampai ke permukaan dengan debit air 10 meter kubik per jam.Kedepan sesuai dengan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan permasalahan2 yang ada pemerintah Desa Tiga berencana akan melakukan Pengeboran di beberapa tempat seperti di : Banjar Malet Tengah,Malet Kutamesir,Pukuh dan Tiga sedangkan targetnya pada tahun 2013 nanti seluruh kebutuhan Air bersih di desa Tiga untuk Masyarakat sudah dapat terpenuhi sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat yang mayoritas sebagai patani dan peternak.

  • 19 April 2012

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita